Halaman

Rabu, 06 November 2013

Metallica Live in Jakarta, 25th August 2013

Iseng browsing internet tiba-tiba saya dikejutkan oleh berita yang saya ragu akan keabsahannya. Bagaimana tidak, Metallica Live in Jakarta? it's almost impossible. Saya pun tak terlalu menggubris, sampai pada suatu ketika saya searching internet ternyata tiket konser Metallica sudah dapat dipesan. Is it real?? okelah, daripada banyak fafifu saya langsung cari info sebanyak-banyaknya, mulai dari venue, harga tiket, waktu, dan tempat untuk beli tiket. Setelah saya yakin bahwa konser tersebut fix bakal digelar, sayapun mengajak teman-teman saya untuk menonton. Apalah daya, teman-teman saya tidak ada yang mau, mulai dari alasan bukan selera musiknya, tidak ada duit, tidak ada waktu, malas, dsb. Ya sudah, mungkin saya harus mempersiapkan kemungkinan terburuk, single fighter? am I ready? dan akhirnya saya putuskan bagaimanapun saya harus nonton konser ini karena saya yakin, this is the greatest concert ever in Indonesia.

Berbekal doa, tekad, dan tentu saja uang tabungan, saya pun menyambangi disctarra di Bintaro plaza untuk memesan tiket. Ternyata saat itu sistem online disctarra sedang gangguan. Kecewapun melanda, tapi saya tak patah arang, setelah saya tanya sana sini kemudian saya meluncur menuju distro starcross yang katanya bisa beli tiket di sana. Sampai di sana, yang ternyata tidak jauh dari Bintaro Plaza, saya langsung menuju kasir dan memesan tiket festival B seharga Rp 748.000,- . Tanda bukti sudah di tangan, saya pun pulang dengan sumringah. Kalau tidak salah saat itu masih H-30 hari sebelum acara.

Hari-hari penantian saya lalui dengan harap-harap cemas, takut kalau konser ini batal digelar. Detik-detik penantianpun tak lama lagi. Kala itu H-1 euphoria Metallica sudah sangat terasa, apalagi saya menukar tiket asli dan saya banyak menemui para metalhead lain yang menukar tiket. Tiket asli sudah di tangan, tapi saya masih merasa cemas kalau konser tidak jadi digelar. Karena saya tidak ada teman untuk nonton, sayapun iseng posting di kaskus cari-cari teman untuk bareng-bareng nonton konser metallica. Gayungpun bersambut ternyata banyak metalhead yang single fighter dan mencari barengan. Akhirnya saya janjian dengan 2 anak kaskus untuk berangkat bersama-sama. Kamipun bertemu di Sevel sektor 7 Bintaro.  Dari sinilah pengalaman menakjubkan itu dimulai.

Tepat pukul setengah 3 siang, kami bertiga pun meluncur menuju GBK. Sampai di sana, dua hal yang kami pikirkan adalah, tempat parkir dan makan. Kamipun parkir di Sevel Senayan. Di sana sudah terihat lautan manusia berkaos hitam dan secara massive berkelompok maupun sendirian, bergerak merapat ke GBK. Karena salah seorang teman saya belum menukar tiket alhasil kamipun menemaninya menukar tiket, sambil berjalan berkeliling menanti Gate dibuka. Tepat pukul 5 sore, gate pun dibuka, Para Metalhead langsung menyerbu, berdesak-desakkan. Tapi satu hal yang saya salut adalah mereka TERTIB !! Ya, tertib, Walau muka sangar, tapi gak ada yang saling serobot, bahkan saling membantu. Tak jarang yang melontarkan joke-joke segar, meramaikan suasana. Beberapa juga saling melempar memberikan makanan, minuman, dan rokok.

Saking padatnya antrian, saya baru bisa masuk ke GBK sekitar pukul 18.30.  Di dalam GBK, ribuan manusia sudah berkumpul, sehingga menyulitkan saya untuk bergerak maju ke depan. Terpaksa saya agak ke belakang supaya tetap dapat posisi di tengah. Saya masih takjub dengan panggung besar nan mewah di depan saya. Sejam penantian, hentakan alat music mulai terdengar, suara-suara check sound mulai bersautan. Dan ya benar saja, grup band pembuka, Seringai, akan segera tampil. Sebelum Seringai tampil, ternyata muncul Raisa. Dia segera mengomandoi massa di GBK untuk menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia. Koor yang khidmat pun terjadi, menambah semangat para penonton.  Kemudian Seringai naik panggung dan bersiap. Seiring dengan alunan musik Seringai dimainkan, massa mulai bersemangat dan memanas, beberapa moshpit pun pecah. Saya cukup menikmatinya dengan headbang, karena jujur saya tidak begitu hapal liriknya. Sekitar pukul 19.30 Seringai telah menuntaskan misinya. Saya pun semakin berdebar-debar menanti kemunculan Metallica.

Kaki sudah capek berdiri, raga sudah capek menanti, check sound pun sudah dikumandangkan. Akan tetapi sang idola belum muncul-muncul juga. Satu jam saya menunggu, sedikit telat dari jadwal yang diberitahu panitia bahwa show dimulai pukul 8 malam. Akhirnya tepat pukul 20.30 lampu mulai menyala. Kamerapun menyorot wajah sang idola dan muncul di layar besar di samping dan belakang panggung. Teriakan histerispun membahana. What a wonderful atmosphere !!  I can’t describe what I’m feeling that time. It’s like a dream. Lagu pertama, Hit The Lights pun langsung menggemparkan seluruh penonton. Semua bernyanyi, berheadbang ria, dan moshpit pun pecah. Belum sempat saya menarik napas, langsung disambung lagu Master Of Puppets dan Fuel. Edan, energi mereka seperti tidak ada habisnya. Lagu-lagu selanjutnya pun dibawakan dengan garang. Never ending singing and headbanging. Waktu 2 jam lebih pun tak terasa. And I still can’t believe what I’ve been through that f*cking two hours. My leg still shaking, my voice gone, my brain still can’t think clearly, what an effect of this crazy concert.

Saya sama sekali tidak mengabadikan momen tersebut dengan kamera, karena saya ingin benar-benar meresapi momen luar biasa ini. Biar otak dan perasaan saja yang bercerita.

Foto-foto (sumber : metallica.com) :






Metallica Setlist at Stadium Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia

The Ecstasy of Gold
(Ennio Morricone song)

Hit the Lights
Master of Puppets
Fuel
Ride the Lightning
Fade to Black
The Four Horsemen
Cyanide
Welcome Home (Sanitarium)
Sad but True
Orion
One
For Whom the Bell Tolls
Blackened
Nothing Else Matters
Enter Sandman

Encore:
Creeping Death
Fight Fire with Fire
Seek & Destroy



Tidak ada komentar:

Posting Komentar