Halaman

Sabtu, 25 November 2017

Hari 3 (Asakusa, Akihabara, Tokyo Tower) jalan-jalan keliling Tokyo hingga ke AKB48

Hari Ketiga (21 September 2017)

Pagi-pagi setelah mandi dan bersiap-siap langsung bergegas ke Shinjuku Station. Tak lupa mampir di minimarket buat cari bekal. Setelah itu langsung cari Oedo line. Jujur kalau baru sekali dua kali ke Stasiun ini bakal bingung dan stres karena harus cari line kereta yang tepat dan kalaupun harus pindah line itu jalannya biasanya jauh banget. Yang perlu dibawa adalah peta tokyo subway pass dan pelajari dulu peta tersebut, cari plang / tanda, kalau mentok ya tinggal tanya sama petugas. Setelah Oedo line ditemukan sayapun segera naik ke kereta tersebut. Kemudian transit di Kuramae Station dan berganti menggunakan Asakusa line. Tak lama kemudian tibalah kita di Asakusa Station.

Keluar dari Stasiun langsung berhadapan dengan warung makan, karena belum lapar perjalanan kita lanjutkan. Tak jauh dari situ sudah sampai di jalanan utama yang besar. Banyak tukang becak di sana menawarkan jasanya. Beda dengan becak Indonesia yang dikayuh, ini becak Jepang (Jinrikisha) didorong eh atau ditarik ya, sambil lari gitu abang-abangnya. Ada satu abang menghampiri menawarkan jasanya, awalnya kurang tertarik karena ‘cukup mahal’ tapi karena itung-itung nyobain yaudah kita coba, walaupun kita ambil rutenya yang gak jauh-jauh amat biar agak irit gitu. Haha. Yang penting udah ngerasain. Kemudian kita menuju Sensoji temple melalui pintu bagian Timur (Nitenmon gate), Masuk ke sana ada banyak bangunan, jujur saya gak terlalu mengerti kegunaannya, ada beberapa orang Jepang datang untuk berdoa. Ada pula tempat seperti bak air dengan gayung dari kayu. Beberapa orang mencuci kaki tangan dan kaki dengan air tersebut, sayapun ikut-ikutan.

Abang Tukang becak

Jinrikisha, becak Jepang

Kemudian ada bangunan utama yang besar, sayapun ikut masuk, di sana banyak sekali orang. Ada beberapa yang melemparkan koin dan berdoa agar keinginan terkabul, adapula yang mencoba membaca peruntungannya. Di sana ada tanda dilarang mengambil foto, akan tetapi banyak wisatawan yang dengan cuek mengambil foto. Karena kita wisatawan yang taat aturan, kita tidak mengambil foto di dalam. hahaha. Di dalam komplek temple ini ternyata ada vending machine, karena belum pernah pake vending machine sebelumnya, kita putuskan untuk mencoba dan berhasil. Hore. Bonusnya lagi kita dapat minuman yang enak banget, minuman yang ada rasa-rasa peach atau apa gitu tapi gak terlalu kuat rasanya. Pas lah.

Nitenmon Gate

Asakusa Jinja


Sensoji Temple

Five Story Pagoda


Setelah puas kitapun berjalan menuju pintu utama dan ternyata banyak sekali orang jualannya, baik street food, jual pernak pernik, jual baju, tas, dll. Komplit dah. Di sini hasrat shopping istri cukup terpuaskan. Setelah puas berkeliling temple dan belanja, kita putuskan untuk cari makan. Karena bingung mau makan apa, isenglah searching di halal gourmet, eh ternayata ada warung makan halal tak jauh dari situ. Namanya Mentei Naritaya. Setelah berjalan kaki lumayan dan pencarian yang untungnya tidak terlalu sulit, sampailah kita di rumah makan. Istri pesan ramen saya pesan beefbowl atau ayam. Lupa saya. Ternyata ada tempat sholat juga di lantai atas. Kitapun numpang sholat dulu (cuma cukup buat satu orang ternyata). Di sana ketemu orang-orang Indonesia, kitapun ngobrol ngalor ngidul. Perut kenyang, perjalanan kita lanjutkan.

Hozomon Gate 


Kios-kios penjual

Kawasan Sekitar Asakusa

Halal Mentei Naritaya

Mampir dulu di DonQuijote, entah tempat apa itu, kayaknya sih supermarket biasa. Tapi kata istri tempat itu terkenal yaudah deh mau gak mau mampir buat shopping lagi, ternyata dia cari-cari peralatan kecantikan dan perawatan wajah, pemirsa. Dan... lama banget milih-milihnya, yaudah saya tunggu di luar aja akhirnya.  Setelah istri selesai belanja, kita bergeas kembali ke Asakusa Station dan menuju Akihabara Station, lupa saya transit di Stasiun mana dulu. Tujuan utama ke akihabara sih cuma buat foto di depan AKB48 shop, menuntaskan hasrat kewotaan saya. Hahahah. Puas foto-foto, kita jalan lagi dan mampir makan di Aslan kebab, lumayan dapet makanan halal lagi. Prinsip kita sih cari makan yang halal dulu, kalau gak ada, cari yang seafood atau ayam atau minimal jangan pork beef, kalo gak nemu dan gak ngerti itu makanan apa ya yang penting bismillah aja. Hahaha.

AKB48 Cafe


Kawasan pertokoan Akihabara

Puas berkeliling Akihabara, kita langsung menuju Tokyo tower. Dari Akhibara Stasiun kemudian menuju Kamiyacho  Station. Jalan kaki sebentar kemudian sudah terlihat tokyo tower. Tinggal ikuti saja. Ternyata masih cukup jauh jalan untuk menuju tokyo tower. Sesekali duduk istirahat. Akhirnya sampai juga di tokyo tower. Karena kita traveler kere kitapun cuma foto-foto dari bawah tokyo tower, gak coba masuk ataupun naik.  Hehe. Malam pun semakin larut kitapun memutuskan balik ke penginapan, melalui Akabanebashi Station menuju Shinjuku Station.



Tokyo Tower








Tidak ada komentar:

Posting Komentar